Reality Show, Beneran? Atau Bohongan?

Ya, no Picture karena kalian udah tau sendiri acara reality show apa saja. Kita mulai dari definisi reality show, acara yang realitas, nyata, tanpa unsur modifikasi dan lain-lain. Tetapi sekarang disalahgunakan, demi mendapat rating acara ini malah diberi “bumbu” yang bisa membuat bagus bahkan melebihi sinetron dan akhirnya ketahuan “bumbunya”

Ada acara reality show yang sering gue tonton di sore mau ke malam ya sekitar jam 6 ke 7 atau lupa lah. Ya gue sering mendenger yang ngaturnya ngomong (lupa di matiin microphone nya atau emang teriak kali ye) jadi emang di atur gitu tetapi kalau gue liat kehidupannya nyata.

Gue juga tau kalo langsung kasih uang/sembako/sejenisnya itu malah membuat acara gak asik jadi tim kreatif membuat sesuatu yang baru gitu, ya pesan moralnya terlihat sekali, kita harus melihat ke bawah yah dari pada ke atas. Roda kan berputar (cie ilah..)

Nah kita liat ke tempat lain, banyak acara yang kesannya skenario tapi dibuat real banget, kadang orangnya kaku kadang tidak. Secara tidak langsung sih emang pembohongan publik tetapi sebenarnya mereka mau nyisipin pesan moral hanya cara yang “unusual” gitu. Menurut gue sih ada beberapa yang beneran dan bohongan, tetapi biasanya yang bohongan itu lebih banyak (siapa yang mau mengumbar masalah pribadi di media?) tapi lagi-lagi, Indonesia. 😀

Peristiwa 2011

Gue datang ke pernikahan Prince William sama Kate Middleton (ngarep)

FILM BIOSKOP DI BLOKIR! (S.u.r.e.m)

Banyak koruptor ke tangkep lucu deh ngeliatnya

Steve Jobs Meninggal 😦 dan Dennis Ritchie 😦

iPhone 4S born! 🙂

Infinity Blade II Born! 🙂

New Anime: Level E, Mirai Nikki dll (anime baru di HDD lho hehe)

Krisis PSSI gak selesai ampe sekarang 😦

SEA GAMES Indonesia Juara Umum 🙂

Banyak jalan di jakarta di renovasi (yang rusak juga banyak)

Jembatan banyak yang roboh (Jembatan Kukar salah satunya)

Waktu berjalan lebih cepet (aneh yah)

Pernikahan Abas dan siapa gue lupa …

Artis banyak yang cere

Jakarta belom turun salju….:(

Apa lagi yah lupa ah….

Yes iPhone, RF, Holiday and BAKA!

(Gambar kedua adalah gambar milik RF-Babel)

Yeah, gimana abis natalan? Dapat kado dari santa? tidak? Saya dapat dong kalo gitu hehehe. Yes, walau mepet tapi ini jadi kado natal + tahun baru. iPhone 4S gak perlu besar-besar cukup 16 GB (i only use iphone for photography and apps :D). Walau kecewa dengan bangsa kita eh salah. Kecewa sama siapa entah tidak tahu yang pasti ini kado pokoknya kado natal gue gak mau tau gue *maksa.

Games, ya liburan itu diisi dengan games games games. Karena emang keterbatasan sumber daya dan bahan pangan maka gue main games seadanya yaitu RF. RF Babel yang pas gue liat servernya ini seperti server luar negeri banget makanya gue putusin aja maen buat cari temen dan cewek

Holiday! Holiday! Akhirnya pergi juga walau gak jauh yaitu ke poencak, bogor dan sekitarnya dan gue juga melihat berita yang surem (macet, jalan di tutup dan sebagainya) jadi kita nyusun rencana apakah perlu melalui jalur udara via helikopter atau jalur bawah tanah (emang ada?)

Yes, i’m fucked up! Because my friend!!! arghhh ada yang lagi pergi jalan jauh, ada yang ke bandung, ke bali, ke mana aja pokoknya. Gue di rumah hanya menonton anime. Yes, 1 set anime yang belom ketonton: Mirai Nikki. Ok that’s all mungkin pergi kamis/jumat/sabtu entahlah 😀

Weird

“Froster, bangun! Sudah pagi.” Aku bangun dan sambil mengucek-ngucek mata aku pun melihat seorang wanita masuk ke dalam kamarku. “Sayang, sudah pagi. Ini kan hari pertama kamu kerja di kantor baru kamu.” “Iya-iya. Aku bangun.” Lalu dia mengecup pipi kananku. “Sudah aku siapkan air panas. Aku tunggu kamu di dapur ya.” “Iya.Uhh.” Lalu aku beranjak bangun dan masuk ke kamar mandi. Setelah mandi aku pun berpakaian dan langsung menuju ruang makan. “Say, masak apa hari ini?” Tanya ku sambil membetulkan dasi. “Aku..aku masak…ah.” Tiba-tiba dia terjatuh. “Lecia! Kamu kenapa Lecia!? Lecia!!” Teriak ku sambil terus mencoba menyadarkannya. “Lecia!!!”

“HAAAAAAAAAAAAAAH!! Mimpi apa aku ini? Aneh sekali mimpi ku.” Aku terbangun sambil memegangi kepalaku. ‘Sakit sekali rasanya. Aneh kenapa bisa mimpi seperti itu?’ Aku pun langsung beranjak ke kamar mandi agar tidak telat ke sekolah. “Mam, aku berangkat dulu ya!” teriak ku sambil berlari ke depan pintu rumah. “Hati-hati! Buru-buru sekali kamu.” Balas Mami ku. Seperti biasa aku ke sekolah membawa motor. Aku sudah nyerah apabila menggunakan mobil karena jalanan yang macet parah. Dengan motor bisa menghemat banyak waktu dan aku bisa lebih bebas.

SMA Budi Mulia, berbeda seperti dahulu. Sekarang sekolah ini lebih ketat. Walau sekolah ini sebenarnya menggunakan teknologi canggih tetapi tetap ramah lingkungan karena sudah menggunakan pohon panel surya. Pohon yang daunnya menggunakan panel surya elastis. Terdapat dua gedung, yang satu gedung khusus program jurusan IPA dan satunya lagi untuk program jurusan IPS. Khusus kelas 1 SMA karena terdapat 7 kelas maka di bagi 2. 4 Kelas di gedung IPA dan sisanya di gedung IPS. Aku berada di kelas X-6 di gedung IPS. “Selamat pagi Froster.” Sapa Shin dan dia ikut berjalan di sampingku ke arah kelas. “Pagi Shin. Ulangan Matematika kan hari ini?” Tanyaku. “Iya, udah belajar?” “Belom.” Aku pun langsung menuju bangku paling belakang. Shin duduk di depanku dan sampingnya, Karen. Wanita yang lumayan pintar di kelas dan dibanggakan. Tiba-tiba ada orang yang duduk di sebelahku. “Selamat pagi Frost!” Sapanya. “Ehh…Lecia! Kamu mustinya duduk di depan. Kenapa pindah ke sini?” Tanyaku. “Ehem. Sepertinya hamba harus keluar dari percakapan ini. Permisi” ujar Shin sambil berbicara dengan gaya bangsawan. “Shin!! Liat kau nanti di RF! Akan kumakan kau.” “If you can.” Balas Shin lalu dia membalikan badannya ke depan. “Ok, Lecia balik ke depan. Nanti dimarahin sama guru.”

Bel pelajaran pun berbunyi tanda pelajaran sudah di mulai. Guru Matematika datang ke dalam kelas sambil membawa beberapa lembar soal. “Lecia? Kenapa kamu di belakang sana? Bukannya kamu duduk di depan?” Tanya guru tersebut. “Pak, badan saya lemas. Di depan kan langsung kena kipas pak jadi saya pindah ke belakang sini.” Jawabnya sambil berakting lemas. ‘Hah? Ini anak bohongnya kelewatan.’ Gumamku dalam hati sambil kesal melihat ke arah dia. Rasanya pengen aku usir saja. “Aduh bapak ketinggalan berita ya. Froster kan suka pak sama Lecia.” Teriak Shin. “Shin!! Ah!” gerutuku sambil mengepalkan tangan. Sontak saja satu kelas pada berteriak dan ketawa sambil melihat ke arahku. “Hahaha. Sudah-sudah mau ulangan ini ayo masukan buku kalian.” Sehabis ulangan matematika aku pun keluar dari kelas. Ya seperti biasa, apabila selesai ulangan duluan boleh meninggalkan kelas. Aku duduk di depan kelas. “Yo, Froster.” Suara seseorang dari ujung koridor sambil melambaikan tangan. “Siapa yah namanya? Kok kenal nama saya?” Tanyaku bingung sambil berjabat tangan. “Kenalkan, Hiro.” Jawab dia sambil tersenyum. “RFO Player?” Tanyaku sekali lagi. “Tentu saja Mr. Dragon Armor.” Jawab dia lagi. “Maaf yah soal kemarin, saya cuman ingin mengetes anda hahaha.” “Tidak apa-apa.” Jawabku. Lalu dia berpamitan dengan ku. “Sepertinya sudah selesai semua ulangan. Saya kembali ke kelas ya. Kalau ingin menemui saya datang saja ke gedung IPA di kelas X-2.” Aku hanya bisa terdiam saja.

Aku pulang sekolah jam dua siang. Walau begitu ada juga yang pulang jam tiga bahkan jam empat karena ada kegiatan diluar jam pelajaran. Aku merasa ada yang sedang melihat ke arahku. Aku pun langsung menoleh ke arah kanan. Terlihat ada wanita berdiri di dekat taman sambil memandangi ku. Aku hanya melihat sebentar lalu aku berjalan kembali ke gerbang sekolah. ‘Cakep juga’ gumamku dalam hati. Siapakah wanita itu, apakah dia anak baru?