RF Online: 6 Years Ago

RF

(Catatan: Photos from RF Olympic, RF Celestial-Inferno, RF Bizantium 1st Gen)

Udah 6 tahun lebih, ini game menghiasi ranah game online Indonesia dan gue juga angkatan pertama (mulai main dari CB RF Online Indonesia). Kurang lebih sekarang udah lupa-lupa dan akhirnya kembali lagi lupa lagi hehe. Apa sih yang membawa gue ketagihan banget sama game ini yang notabene berbeda dengan game lainnya? (menurut gue.)

Mixed things between 3 race with different technology. Ya, gue gak ngebandingin grafis disini karena ini udah max nya dari R3Engine kali yah tapi gue tetep enjoy sama environment di dalam game dan juga karakteristik masing-masing bangsa nya. Simple, percaya sama yang namanya dewa atau lu mengimbangi keduanya, atau lo emang bener-bener percaya sama adanya teknologi, no magic,hanyaΒ strength.

Dari awal aja, spesialisasi 3 bangsa ini emang berbeda dari game2 pada saat itu. Gue gak inget pada saat itu tapi gue juga lagi aktif SEAL Online dan Perfect World Online. Β Secara SEAL Online berbeda ya dimana karakternya imut-imut gimana gitu, gebok-gebokan (pukul-pukulan) nya juga gokil (berhubung gue main knight) dan sekitar 2008 gue total pensi. Oh iya masih di barengin gunbound juga :P.

Perfect world Online resmi pensi 2009 (dari Indonesia) lalu masuk ke private server. RF saat itu juga cepat sekali pensiunnya, setelah 1 tahun gue pensi tapi gue pindah ke RF Private Server. Maklum gue main buat enjoy jadi gak mau terlalu cepeeeeet, gak mau kaya keong juga. Akhirnya setelah melepas ke private server, gue mempelajari sistematis RF ini dan juga emang no story dari sisi quest (soalnya SEAL Online berstory, Perfect World ada alur questnya juga tapi sama sih gak kayak story)

Maju ke tahun-tahun lebih maju, 2010 dimana RF juga udah maju level 65 terutama yang private server, item-item baru. Dan sampai sekarang private server fokus ke beberapa hal, item baru yang texturenya di copy, level baru, monster baru yang texturenya di copy. Muter-muter disitu.

Kerugian bermain private server adalah, tingkat kejenuhan tinggi dimana everybody looks same. Apalagi yang punya uang itu yang lebih. Dan kadang itu menjadikan sebuah server mati. But, it’s a game. Mau gimana lagi. Dan sampai paling akhir gue main RF Europe yang sudah update 1.5 (paling baru). Dan lebih parah untuk penggolongan item yang bikin sakit kepala macam-macam.

Seriously, gue masih inget dimana main item2 cupu itu di pake bertahap dan nungguin item quest dan sampai atas malah jadi berhenti dapet hadiah quest. Ada cerita RF bekas dari forum egamesbox (dan sekarang udah hilang) yang someone i forgot his name membuat fan fiction RF online. Hebatnya ngemix antara main story (main story ini ada di website RF Korea) dengan cerita yang dia buat menjadi kesatuan yang saling koheren.

Oh iya, mengenai cerita RF online yang kayaknya gue pernah post juga kali yak disini. Ah males gue ceritainnya.

Yah, udah 6 tahun, game-game kesayangan menemani kita. Game apa lagi yang udah uzur, macam Raganarok yang jauh lebih tua banget. Seal Online juga udah gue bilang tua storynya itu loh bikin gue gak sanggup ngikutin.

 

Ivy? Haswell? Where’s my processor now!?

haswell-core-i3-i5-i7-logos

Yes, it’s been a while since my last post (i never post about procie before). So, i’ve notebook powered with sandy bridge (i7-2670QM) which it’s really good for my daily use. And i want to upgrade to newest generation. Haswell, the 4th gen series (yeah whatever.) But no one in here (Indonesia) sell notebook with haswell (even ASUS).

So, haswell is tock or tick or idontreallycare, with 22nm process that same with ivy so it’s tock. Or must i buy broadwell one? πŸ˜›

Yeah for more information, look it at Wikipedia.

Ivy bridge is different from Haswell (but same 22nm process). Haswell has a new technology, new power and improvement. But, i read some news about haswell in macbook air. They lowered it’s clock for battery performance. (So i’ll never buy that one πŸ˜› ) But still, it has new microarchitecture.

After read some news Ivy vs Haswell. I will summarize all. Wait for new haswell because it has same process (22nm) with new microarchitecture and for your gaming pleasure too, it has a great clock (no, no for macbook air because it’s different!). And this is a great choice for you that must change your old motherboard (because some still using 1st gen processor). Meh, i’m still waiting for new asus multimedia notebook with haswell one. 😦

 

Painful Sleep Button, Painful Phone

Argh, again, another problem comes to my iPhone! Setelah home button nya yang kurang responsive seperti dudukannya geser sekarang sleep button nya mendem dan lagi2 sepertinya geser. This happened last night! After i upgraded my iPhone to iOS 7 beta 3 for performance testing and etc blahblahblah. Ngomongin iPhone, gue mau share sedikit tentang iPhone gue yang literally 1st user using iphone 4s soalnya waktu itu masuk Indonesia super telat and jangan di tiru ini kecuali lo pake hape yah begitu dah. (Tanpa mendeskritkan ya.)

2 years ago kejadiannya, dimana iPhone 4S muncul yang gue emang tungguin dan gue langsung ambil bulan desember juga melalui jalur “Gift” dan gak tanggung-tanggung dari UK, Yes, jauh banget. Singapore masih mending dah, UK buset. Dan gue emang bener-bener anti yang namanya service di tempat yang gak jelas apa lagi yang gue servis barang yang bener-bener ya you know lah. Ibarat lo isi bensin Lambo udah Premium, di pinggir jalan lagi (eceran) isinya.

iPhone, Hape yang punya karakteristik sendiri dan serpis nya pun ‘unik’ sampe-sampe kayak mereka menolak duit. Maksudnya, kalo orang lain nawarin service, disini malah orang mau service, di tolak. Ya, iphone regulasinya bikin ribet, poin plusnya ya membantu mencegah orang membeli barang gelap, poin minusnya, kalo orang beli kado di luar sana…

iPhone sendiri kadang ragu kalo service di tempat yang bukan semestinya, kenapa? Takut ada yang di ‘trade’ macem-macem. Sparepart original di ganti. Makanya gue mending biarin mahal dikit, dari pada murah malah gak jelas. Seriously iPhone 4S waktu itu lama banget sekitar maret kali ya lupa apa februari.

Jadi, jangan pernah beli barang BM buat barang-barang yah, ada harganya lah gitu. Barang BM disini udah tanda kutip. (Beruntunglah gue beli SLR bukan gelapan punya :P) Seriously, mungkin BB atau semacamnya lewat kali ya di bawa ke service, iPhone kagak lewat 😦

 

 

Pacific Rim, Re-create your Imagination!

Pacific Rim (2013) Poster

Sumber Gambar: IMDB

Pacific Rim

Ya, gue emang rada telat nontonnya dan nonton pas lagi sepi, kenapa? Biar sedikit lebih meresapi (apalah..) tapi yang pasti, disini gue berekreasi antara godzilla dan transformer. Film nya emang bagus apa lagi kalo nonton 3D (kalo bisa 4DX πŸ˜› ) dan katanya bukan berbasis novel atau sebagainya (bener ya?) jadi gambarannya bener2 scratch dan dari imajinasi2 aja gitu yang berbeda dengan film yg based on novel atau gitu2 lah.

Temen gue bilang katanya dr sebuah komik di jepang tapi gue gak nemu 😐 dan emang kaiju sendiri itu dari kata jepang dan semacam myth kali yak (silahkan baca wikipedianya) jadi Godzilla semacam kaiju ? my gosh. Jadi intinya kaiju monster yang gede nggak karuan πŸ˜› mungkin terjadi kesalahpahaman soalnya biasa orang mencari kata Monster dahulu baru di kasih Istilah dan ternyata mempunyai kesamaan yaitu Kaiju.

Jaeger! Robot gedek yang gue malah liat kayak steampunk yeh, ngejalanin kakinya aja manual gitu ato gimana mekanismenya gue gak ngerti. But, yeah it’s really cool. Dan jaeger itu limited saking ribet bikinnya, gak kayak kaiju yang sehari jadi kali. Ya no need to explain lah untuk jaeger. Tapi gue kadang ngebayangin what if Transformer vs Kaiju #eh? tapi seru kali yak, cuman kayaknya gedean jaeger deh.

Actors and Actress, ya bener2 bermain sangat baik sekali dari act nya dan pairing team nya di dalam jaeger (entah, saking gedenya jadi kalo 1 orang bisa meninggal) dan anak kecil yang bikin gue jatuh dalam film ini yaitu Mana Ashida. Yang perannya anak kecil itu loh (Mako Mori waktu kecil). Bagaimana tidak, kalo lo di kejar kaiju dan lo masih kecil cuman bisa lari, panik kali ya dan cmn bisa teriak-teriak. Wow, suge!! Sama, aktor yang anak sama bapaknya tuh, Herc Hansen dan Chuck Hansen yang bener2 sebagai bumbu tambahan di cerita ini yang anaknya songong abis.

Sound! Ya sound effect nya sangat bagus sekali yang mangkin membawa lo ke dalam film.

Ada yang unik dari semua film yang gue tonton (tidak termasuk cartoon ya). Gak ada adegan ciuman di ending, walaupun pemeran utamanya jadi cowok dan cewek yang gue tau mereka berdua ada rasa disitu πŸ˜› emang sih, masa lo abis perang mati2an terus tiba2 ciuman (maunya apa?) kenapa gak adegan berpelukan kalo “Oh my god, you’re alive!” dan kalo ada anak kecil yang nonton juga gak perlu nanya kiri kanan “itu ngapain sih mah, kok ini itu” (pengalaman pas nonton transformer, anak kecil nya ribet :P)

Overall, film ini membuat lo ngebawa kembali ke dunia kanak-kanak lu dalam dimensi baru, inget saja godzilla yang simple banget dan sekarang, wow! Robot Lawan Monster yang gedenya segede gaban (ato lebih gede lagi).

 

FEP, Binusian 2017 and Everything!

banner2

(klik gambarnya, like fanpagenya πŸ˜€ promosi dikit gituh :D)

Seperti di post gue sebelumnya, sedikit cerita aja sama FEP secara keseluruhan emang berbeda dari konotasi negatif, negatif apa dulu nih? Jadi kemarin-kemarin gue baca di kaskus ada trit yang membahas tentang ospek dan keburukan kehancurannya. Totally i’m agree with that seperti suru bebawaan ini itu blablabla. Dengan tujuan mandiri (walau pasti banyak yang ngomong, alah penting amat, abis ospek juga beda lagi ceritanya) itu udah tradisi jadi mau gimana lagi? Seperti kebanyakan sekolah emang tetep aja sih, lagi MOS aja di liatin sama orang tuanya, di bawain barangnya dan estecera (etc ato apalah maksudnya).

Ospek menjadi negatif karena banyak baca berita dan trauma soalnya pikiran kita udah ketanam itu “Senior itu berbuat ‘demikian’ ke junior’ semacam balas dendam seperti “Gue dolo digituin, junior gue juga harus digituin.” Nah banyak yang masih berpikiran seperti itu. Kalo begitu sama dong sama ini: “Gue dolo digituin sama orang tua gue, anak gue juga harus gue gituin.” dan seterusnya. Nah, di sini kita berbeda. Mungkin gue yang nangkepnya beda kali ya. Di sini lebih: you act, you decide, you make the result (apalah artinya kacau).Maksudnya selama gue FEP, kita bukan dipaksa untuk ini itu ini itu tetapi lo yang nunjuk diri lo sendiri, lo yg melakukan dan lo yang liat hasilnya. Jadi gak di paksa ini itu karena lu bisa nilai sendiri kalo lo berdiam, hasil akhir apa, kalo lo mau aktif ya hasilnya apa.

And no senpai-kouhai. Kita dulu taunya: “wah senpai nih, serem. Ihh~” di FEP gue merasakan aura berbeda. Di sini tuh sharing, okelah kita bisa bicara namanya kehidupan mahasiswa kan berbeda sama waktu SMA dolo, di mana lo SMA yah gak usah di explain di sini lagi ya. Meninggalkan kesan kalo “Ini loh mahasiswa, kayak gini, harus begini gini gini.” dan waktu General Orientation (gue bacanya Pengenalan Fitur Kampus wkwkwk) itu emang di ajarin “Ini loh kampus” #eh?

Peraturan emang tetep ada tp secara peraturan yang “lo tau diri aja kan bisa mikir.” tanpa lo di paksa ini itu. Emang bener sih, macem2 point di kurangin (macam telat, pakaian gak sesuai yang di tentukan.) Pokoknya ya begitulah (mulai kehabisan kata2). Di FEP pun di beri contoh “kebiasaan buruk” wkwk emang bener2 buruk sih makanya di kasih tau soalnya hukumannya gak tanggung2. Iya gak? Iya dong!

Yang gue liat pertama kali kenapa disebut Binusian 2017, itu unik nya! Menurut gue unik, kapan lagi lo di kasih cap lulus 2017, tepat waktu. Secara gak langsung lo udah termotivasi yekan buat lulus tahun segitu πŸ˜€

Overall, apa yah? (panik, kehabisan kata-kata) pokoknya asik dah. Walau komputer gue lagi dalam keadaan koma πŸ˜›

Oh iya jangan lupa like fanpage nya ya πŸ˜€