Steam and It’s problema

Setelah bangun pagi dan menghirup udara segar, gue pun langsung menyeruput kopi (baca susu coklat) yang sudah tersaji hangat di depan meja. Gue pun menyalakan kembali komputer yang telah lama (2 jam) mati itu dan langsung menghubungkan diri dengan dunia maya dan sekitarnya. Dan akhirnya ada satu tanda kedap kedip invitation dari seorang teman di dunia maya juga.

Team fortress 2 adalah dunia dimana terdapat 9 karakter yang menghubungkan diri gue. Setelah masuk ke dalam dunia virtual tersebut, gue mendapatkan diri gue mengenakan senjata bawaan. Gue pun panik, kemanakah senjata gue. Setelah gue cek berhari-hari kalau gue tidak terhubung secara langsung ke Steam.

Lalu gue buru-buru keluar dan menghubungkan diri kedalam dota 2. And same i can’t find anything. Ini bagaikan dunia kosong yang hanya terdiri

Stop this dramatic

Jadi hari ini gue hampir gak bisa main dengan puas cuman gara2 steam overload karena Left 4 Dead 2 gratisan (dan gue minta data ke temen gue, thanks mate). Untung saja TF2 servernya host by donator hanya saja item-item nya kg bisa ngambil karena harus verifikasi ke steam (kali). Sialnya pas gue main Dota 2, yes everything so gray. Sampe2 gue capek sendiri lol. Singkat cerita, left 4 dead udah di tangan, pas mau main multiplayer pun same, susah banget create lobby.

Such a big data.

 

Assassin’s Creed IV: Black Flag – Bagaimana yah…

ACIVThis may contain spoiler

Oke, jadi 2 hari yang lalu gue selesai menjadi “bajak laut” juga, sebelum beli aslinya, tes dulu 😛 (ada rencana mau beli AC2 Series yang original nih). Oh iya gue mau menceritakan opening dari ini game, mungkin yang belum main, bakal mengandung spoiler total 😛 Shall we?

Sebagai kakeknya si Connor, ternyata emang gak ada jiwa Assassin (menurut opini gue) secara, seriously di awal gue gak nemu ada pelatihan Assassin atau bajak laut ini mempunyai keahlian assassins? Tapi gue suka sama ceritanya yang benar-benar giat mencari duit dan karakter bajak laut yang kalo kata gue slengean (songong, nyantai, konyol).

Lingkungan game AC IV yang gue suka adalah laut. Ya, walau gue setting graphic di laptop gue pas-pasan tapi laut disini emang dynamic banget sih. Kedua adalah kota, kotanya juga dynamic tiba-tiba hujan 😛 overall bagus walau gue ngeliat gue berasa terperangkat di AC III (apakah design kotanya gak beda jauh ya ?)

Berhubung gue belom selesai main dan masih di awal banget jadi gue gak bisa comment banyak, terutama karakter utamanya. Tapi kesannya emang gak ada latih assassin lagi mulai dari AC III kesannya aneh aja gitu. That’s why i still love AC II karena jalan ceritanya kental banget. Kalo buat sejarah, ini game emang juara deh (apalagi AC II, lebih maknyus !)

Kenapa gue gak mau menceritakan modern life nya? Karena gue juga belom explore 😛

 

RF Online: 6 Years Ago

RF

(Catatan: Photos from RF Olympic, RF Celestial-Inferno, RF Bizantium 1st Gen)

Udah 6 tahun lebih, ini game menghiasi ranah game online Indonesia dan gue juga angkatan pertama (mulai main dari CB RF Online Indonesia). Kurang lebih sekarang udah lupa-lupa dan akhirnya kembali lagi lupa lagi hehe. Apa sih yang membawa gue ketagihan banget sama game ini yang notabene berbeda dengan game lainnya? (menurut gue.)

Mixed things between 3 race with different technology. Ya, gue gak ngebandingin grafis disini karena ini udah max nya dari R3Engine kali yah tapi gue tetep enjoy sama environment di dalam game dan juga karakteristik masing-masing bangsa nya. Simple, percaya sama yang namanya dewa atau lu mengimbangi keduanya, atau lo emang bener-bener percaya sama adanya teknologi, no magic,hanya strength.

Dari awal aja, spesialisasi 3 bangsa ini emang berbeda dari game2 pada saat itu. Gue gak inget pada saat itu tapi gue juga lagi aktif SEAL Online dan Perfect World Online.  Secara SEAL Online berbeda ya dimana karakternya imut-imut gimana gitu, gebok-gebokan (pukul-pukulan) nya juga gokil (berhubung gue main knight) dan sekitar 2008 gue total pensi. Oh iya masih di barengin gunbound juga :P.

Perfect world Online resmi pensi 2009 (dari Indonesia) lalu masuk ke private server. RF saat itu juga cepat sekali pensiunnya, setelah 1 tahun gue pensi tapi gue pindah ke RF Private Server. Maklum gue main buat enjoy jadi gak mau terlalu cepeeeeet, gak mau kaya keong juga. Akhirnya setelah melepas ke private server, gue mempelajari sistematis RF ini dan juga emang no story dari sisi quest (soalnya SEAL Online berstory, Perfect World ada alur questnya juga tapi sama sih gak kayak story)

Maju ke tahun-tahun lebih maju, 2010 dimana RF juga udah maju level 65 terutama yang private server, item-item baru. Dan sampai sekarang private server fokus ke beberapa hal, item baru yang texturenya di copy, level baru, monster baru yang texturenya di copy. Muter-muter disitu.

Kerugian bermain private server adalah, tingkat kejenuhan tinggi dimana everybody looks same. Apalagi yang punya uang itu yang lebih. Dan kadang itu menjadikan sebuah server mati. But, it’s a game. Mau gimana lagi. Dan sampai paling akhir gue main RF Europe yang sudah update 1.5 (paling baru). Dan lebih parah untuk penggolongan item yang bikin sakit kepala macam-macam.

Seriously, gue masih inget dimana main item2 cupu itu di pake bertahap dan nungguin item quest dan sampai atas malah jadi berhenti dapet hadiah quest. Ada cerita RF bekas dari forum egamesbox (dan sekarang udah hilang) yang someone i forgot his name membuat fan fiction RF online. Hebatnya ngemix antara main story (main story ini ada di website RF Korea) dengan cerita yang dia buat menjadi kesatuan yang saling koheren.

Oh iya, mengenai cerita RF online yang kayaknya gue pernah post juga kali yak disini. Ah males gue ceritainnya.

Yah, udah 6 tahun, game-game kesayangan menemani kita. Game apa lagi yang udah uzur, macam Raganarok yang jauh lebih tua banget. Seal Online juga udah gue bilang tua storynya itu loh bikin gue gak sanggup ngikutin.

 

RF Babel 101: Survival Guide – Leveling

Let’s talk about RF, this awsome online games make you addicted LOL. So let me write the guide about leveling in RF Babel 2.2.4 and this is the fastest one !

Leveling Zone:
1-45: Your HQ, Your Settlement, Armory, Stockade
46-50: Battle Dungeon 45-60 (with lvl 55 strikerand tanker)
, Elan Plateau
50-58: Battle Dungeon 45-60 (with tanker), Beast Mountain (Red Haired Splinter, Tyrant Lizard and Thunder Lizard)
58-62: Outcast Plain (Naroom Fort: Naroom Captain)
62-67: Sacred Belphegore (Volcanic Couldron 2)
67-80: Elf Hidden Land / Elven (with tanker and stunner 67+)
72-80: The best choice for solo carrier: Novajan or Outcast Land 2

Another area: Elf sky land cave (70+) with metal elf assassin

For armor:
Just collect Game Point (GP) from votes in game control panel.
50: Just bought 50 armor
55/60: Sharp Intense Armor (Shoes+4 Mercy, Gloves+4 Darkness) (Keep this armor, don’t ever you sell it xD)
Solo Carrier Outcast Land 2 / Novajan: Dragon Armor 70+4 (Shoes+4 Mercy, Gloves+4 Grace and Favor(this is optional))

But if you want to save GP, you can leveling together in elven 😀 (in case, you want to buy Dragon Armor 80)

Elementals from Pitboss xD